Kazuma
Kazuma Belajar menjadi baik dan pantang menyerah hobi menganalisa sebuah permasalahan dan memahami perasaan wanita ahay wkwkwwk

11 Penyakit Tulang yang Perlu Anda Kenali (No. 9 Paling Bahaya)

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

penyakit-tulang-doktersehat

DokterSehat.Com – Tulang adalah organ berstruktur keras, kaku dan solid yang membentuk kerangka tubuh manusia, yang tersusun atas sel, serat, dan matriks ekstraselular. Meskipun tulang ini bersifat kuat, namun apabila Anda tidak menjaga kesehatannya dengan baik, hal itu dapat menimbulkan beberapa penyakit. Berikut adalah beberapa jenis penyakit tulang bisa terjadi.

Mengenali Jenis-Jenis Penyakit Tulang

Berfungsi sebagai tempat perlekatan otot dan organ yang terdapat pada tubuh seseorang, tulang juga tulang juga berfungsi dalam sistem hemopoiesis (pembentukan sel darah) dan sebagai reservoir (tempat penyimpanan) kalsium fosfat dan mineral lainnya.

Perlu Anda ketahui, penyakit tulang dapat mengenai semua umur mulai dari anak-anak sampai manula. Bahkan, beberapa dari penyakit tulang ini ada yang diturunkan dan ada pula yang didapat saat dewasa.

Berikut beberapa penyakit tulang dan persendian yang bisa Anda alami, di antaranya:

1. CTEV (Congenital Talipes Equinovarus)

Penyakit tulang yang pertama adalah CTEV atau Congenital Talipes Equinovarus. CTEV adalah kelainan kaki yang sering muncul saat bayi baru lahir (cacat lahir). Kelainan pada kaki yang juga disebut clubfoot ini memiliki kondisi kaki bayi terpelintir dari bentuk atau posisinya normalnya. Jaringan yang menghubungkan otot ke tulang (tendon) pada penderita CTEV ini lebih pendek dari biasanya. Kondisi CTEV ini bisa ringan hingga berat.

Sebagian besar dari anak-anak penderita CTEV mengalami kelainan di kedua kaki, yang menyebabkan anak sulit untuk berjalan normal. Bayi yang baru lahir menderita CTEV harus segera mendapatkan pengobatan. Biasanya dokter dapat mengobati CTEV tanpa pembedahan, meskipun terkadang memerlukan tindakan operasi.

baca juga: Jangan Berlebihan, 3 Makanan Ini Bisa Merusak Tulang

2. Spondilosis

Penyakit tulang berikutnya adalah spondilosis. Spondilosis merupakan suatu proses degenerasi (penuaan) yang biasanya terjadi pada usia diatas 40 tahun. Dengan bertambahnya usia, tulang dan ligamen mengalami kerusakan termasuk cakram bantalan pada tulang belakang (diskus invertebralis).

Diskus intervertebralis yang mengalami degenerasi dan melemah ini, dapat menyebabkan herniasi dan penonjolan diskus sehingga dapat menekan dan menjepit saraf. Pengobatan untuk gangguan ini bertujuan untuk mengurangi nyeri di punggung dan leher, serta gejala lainnya akibat penjepitan saraf. Misalnya, dengan pemberian obat antinyeri atau dengan fisioterapi

3. Osteoarthritis

Osteoarthritis adalah kondisi kronis yang paling sering menyerang sendi. Penyakit tulang dan persendian ini terjadi ketika tulang rawan atau bantalan di antara sendi rusak yang menyebabkan rasa sakit, bengkak, dan kaku.

Gejala yang sering timbul pada penderita osteorarthritis adalah kekakuan yang biasa terjadi di pagi hari atau setelah istirahat, dan nyeri atau rasa sakit. Sendi yang terkena mungkin bengkak setelah beraktivitas dengan waktu yang lama.

Beberapa faktor yang mungkin menyebabkan osteoarthritis di antaranya kelebihan berat badan, cedera, dan gen.

4. Osteomielitis

Osteomielitis adalah infeksi bakteri pada jaringan tulang. Penyakit tulang ini paling sering disebabkan oleh organisme Staphylococcus aureus, yang menyerang tulang melalui aliran darah atau oleh cedera terbuka pada tulang secara langsung.

Infeksi tulang ini tidak bisa dianggap sepele, karena jika dibiarkan maka infeksi ini dapat membuat tulang menjadi rusak permanen.

Gejala osteomielitis biasa ditandai dengan demam diatas 38 derajat celsius, meriang, nyeri tulang, pembengkakan, kemerahan di sekitar area infeksi serta kesulitan menggerakan tulang yang nyeri.

5. Osteomalacia

Osteomalacia adalah suatu kondisi di mana tulang menjadi lunak karena mineralisasi tulang yang tidak memadai, hal ini terjadi akibat kekurangan vitamin D, kalsium dan fosfor.

Osteomalacia biasa terjadi pada orang dewasa, sedangkan pada anak-anak kondisi ini disebut rakhitis.

Osteomalacia dapat diatasi dengan mengonsumsi suplemen yang mengandung kalsium atau vitamin D. Penderita osteomalacia juga dianjurkan untuk berjemur di pagi hari, karena paparan sinar matahari dapat membantu produksi vitamin D di dalam tubuh.

6. Osteoporosis

Penyakit tulang yang banyak dialami adalah osteoporosis. Osteoporosis sendiri adalah suatu kondisi di mana terjadi ketidakseimbangan antara proses pembentukan dan pengerusakan pada tulang yang terjadi dalam waktu yang lama, sehingga mengalami pelemahan, penipisan dan menyebabkan pengeroposan tulang.

Osteoporosis menyebabkan tulang menjadi rapuh dan mudah sekali patah. Hal ini umum terjadi seiring dengan bertambahnya usia, terutama untuk wanita yang telah mengalami menopause.

Selain usia, faktor lain yang dapat meningkatkan risiko terkena osteoporosis adalah faktor genetik, gaya hidup yang buruk (merokok dan konsumsi alkohol), serta kondisi medis khusus yang mendapat perawatan dengan kortikosteroid jangka panjang.

7. Osteogenesis imperfecta (OI)

OI sering dikenal juga dengan istilah tulang rapuh. Penyakit tulang ini merupakan suatu penyakit bawaan atau turunan (genetik) yang sampai saat ini belum ada pengobatan untuk menyembuhkan penyakit ini.

Kondisi pasien dengan OI dapat terlihat pada tulangnya yang mengalami kerapuhan dan mudah patah, hal ini terjadi karena proses pembentukan tulang yang tidak sempurna.

Upaya penanganan dengan obat-obatan, fisioterapi, serta rehabilitasi khusus dapat membantu penderita untuk dapat menjalani aktivitas sehari-hari dengan normal. Namun pada beberapa kasus kadang diperlukan operasi untuk mengatasi efek kerusakan tulang lebih lanjut.

8. Penyakit Paget

Merupakan suatu penyakit yang mengganggu proses siklus normal tubuh Anda, di mana jaringan tulang baru secara bertahap menggantikan jaringan tulang lama (regenerasi tulang berlangsung lebih cepat dari yang seharusnya).

Seiring waktu, penyakit ini dapat menyebabkan tulang yang terkena menjadi rapuh dan cacat. Penyakit tulang Paget paling sering terjadi di panggul, tengkorak, tulang belakang dan kaki.

Kebanyakan orang dengan penyakit tulang Paget tidak memiliki gejala. Namun ketika gejala muncul, keluhan paling umum adalah nyeri tulang.

Karena penyakit ini menghasilkan tulang baru lebih cepat dari yang seharusnya, remodeling tulang menjadi lebih cepat sehingga menghasilkan tulang yang lebih lunak dan lebih lemah dari tulang normal, yang dapat menyebabkan penyakit tulang kaki, nyeri tulang, kelainan bentuk bahkan patah tulang.

9. Metastasis

Penyakit tulang yang sangat berbahaya adalah metastasis tulang. Metastasis tulang yang terjadi ketika sel-sel kanker menyebar ke tulang. Penyebaran sel-sel kanker berasal dari berbagai jenis yang sudah ada sebelumnya.

Gangguan ini biasanya sering terjadi pada tulang paha, tulang belakang dan panggul. Penyakit tulang ini merupakan indikasi awal bahwa seseorang terkena kanker. Pada beberapa kasus, metastasis tulang terjadi setelah seseorang menjalani pengobatan kanker beberapa tahun sebelumnya.

Kanker prostat dan kanker payudara adalah jenis kanker yang sering menyebarkan sel-sel kanker. Penyakit tulang inibisa menyebabkan nyeri hingga patah tulang. Hal penting yang perlu Anda ketahui, kanker yang sudah menyebar ke tulang tidak bisa diobati. Perawatan yang diberikan hanya untuk mengurangi gejala-gejala lain dari penyakit tulang jenis ini.

10. Osteodistrofi ginjal

Penyakit tulang ini hanya terjadi pada seseorang yang mengalami gangguan ginjal. Gangguan yang disebut osteodistrofi ginjal ini ditandai dengan menurunnya kemampuan ginjal untuk menjaga keseimbangan fosfor dan kalsium di dalam darah. Kondisi ini adalah sesuatu yang umum terjadi pada mereka yang telah melakukan cuci darah.

Kelainan tulang ini juga biasa disebut dengan rakitis ginjal. Jika penyakit tulang ini terjadi pada anak-anak yang tulangnya masih berkembang, hal itu bisa berdampak pada kondisinya di kemudian hari.

Dampak dari gangguan pertumbuhan tulang ini terlihat dari postur tubuh pendek pada anak. Terhambatnya pertumbuhan tulang menyebabkan penderita mengalami cacat. Bentuk kecacatan yang bisa terjadi adalah kedua kaki menekuk ke arah dalam atau keluar.

Pada anak-anak, gejala penyakit tulang dapat dipantau dari pertumbuhan atau sebelum diharuskan menjalani dialisis. Sementara pada orang dewasa, gejala baru muncul setelah menjalani cuci darah beberapa tahun.

11. Tumor tulang

Tumor tulang adalah jenis penyakit tulang yang ditandai dengan pertumbuhan sel tulang yang berlebihan dan tidak terkendali. Kanker tulang terbagi dua berdasarkan jenisnya:

  • Kanker tulang primer yaitu kanker yang muncul pertama kali di tulang, namun relatif jarang terjadi.
  • Kanker tulang sekunder, merupakan kanker tulang yang disebabkan karena penyebaran (metastasis) dari jaringan atau organ lain disekitarnya.

Penyebab penyakit tulang ini belum diketahui secara pasti, namun sering terjadi ketika bagian tubuh tengah berkembang secara cepat. Beberapa jenis tumor tulang di antaranya adalah giant cell tumor, enchondroma, dan tumor tulang ganas seperti osteosarcoma.

Nah, itulah berbagai macam penyakit tulang yang penting untuk Anda waspadai, Teman Sehat!



Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.